IDRI Banten Ajak 16 Perguruan Tinggi Swasta Ikuti PKM Internasional dan Fasilitasi MoU di Malaysia

Selangor, Malaysia – Ikatan Dosen Republik Indonesia (IDRI) Wilayah Banten mengajak 16 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Provinsi Banten dan Jawa Barat untuk mengikuti Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional serta memfasilitasi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan dua perguruan tinggi di Malaysia. Kegiatan ini dilaksanakan di SEGi University dan Management and Science University (MSU) sebagai bagian dari strategi internasionalisasi tridharma perguruan tinggi.

Program ini bertujuan memperluas jejaring global perguruan tinggi swasta di Banten melalui kolaborasi akademik, penguatan riset bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta implementasi program PKM bertaraf internasional.

Selain kegiatan akademik, delegasi juga melakukan penjajakan kerja sama strategis yang dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) guna membuka peluang kolaborasi berkelanjutan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Penyerahan Cinderamata dari SEGi University diberikan kepada Ketua IDRI Banten

Achmad Rozi selaku Ketua IDRI Banten dalam pernyataannya menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mendorong peningkatan daya saing global perguruan tinggi swasta di Banten, termasuk dosen-dosen yang terlibat didalamnya.

“Kami ingin memastikan bahwa dosen dan perguruan tinggi swasta di Banten tidak hanya berorientasi lokal, tetapi mampu tampil di panggung internasional melalui kolaborasi nyata. PKM Internasional dan fasilitasi MoU ini adalah langkah konkret untuk memperkuat mutu tridharma dan memperluas akses jejaring global,” ujarnya.

Lebih lanjut, Achmad Rozi selaku Ketua IDRI Banten menyampaikan bahwa kerja sama dengan SEGi University dan MSU Malaysia diharapkan menjadi pintu masuk bagi pengembangan program joint research, visiting lecturer, student mobility, hingga kolaborasi berbasis industri.

“Internasionalisasi bukan sekadar seremonial penandatanganan MoU, tetapi harus diikuti implementasi program yang terukur dan berkelanjutan. IDRI Banten siap menjadi jembatan strategis bagi kampus-kampus swasta untuk membangun kemitraan global yang produktif,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, IDRI Banten menegaskan perannya sebagai penggerak kolaborasi internasional bagi perguruan tinggi swasta di Banten. Diharapkan, sinergi ini mampu meningkatkan kualitas akademik, memperkuat daya saing institusi, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui program pengabdian dan inovasi bertaraf internasional.

Kesan dan Pesan Peserta PkM Internasional IDRI Banten

Denny Aditya Adiwirawan dari Universitas Putra Indonesia (UNPI) Cianjur mengatakan sangat senang dan bangga dapat  bergabung dalam Kegiatan PkM Internasional yang diselenggarakan Ikatan Dosen Republik Indonesia (IDRI), dimana hasil PKM Internasional dapat kerjasama dengan Manajemen Science University Malaysia dan Segi University Malaysia, IDRI telahh memfasilitasi kami untuk melakukan MOU.

“MOU kerjasama ini merupakan langkah awal yang sangat baik dalam meningkatkan kualitas penelitian dan pendidikan di Indonesia.  Kami berharap dapat belajar dari pengalaman dan keahlian para Guru Besar dan Dosen-dosen Luar Negeri dari Malaysia dan Singapore untuk  meningkatkan kemampuan kami dalam penelitian internasional yang dapat digunakan kedepanya oleh generasi Bangsa Indonesia.” Ujar Dosen Universitas Putra Indonesia Cianjur ini.

Keenambelas perguruan tinggi swasta yang terlibat dalam PkM Internasional diantaranya; Universitas Primagraha (UPG), Universitas Al Khairiyah (UNIVAL), Universitas Bina Bangsa (UNIBA), Universitas Faletehan, Universitas Banten Jaya (UNBAJA), Universitas Pakuan (UNPAK) Universitas Banten (UB), Universitas Insan Pembangunan Indonesia (UNIPI), Universitas Putra Indonesia (UNPI), Universitas Setia Budhi (USB), Universitas President, Politeknik PGRI Banten (POLGRI), Politeknik Krakatau (POLKA), STIT Tangerang Raya, Universitas Pamulang (UNPAM) dan Universitas Syeikh Nawawi Banten (USNB). [red]